Rumah Sakit Pertamina Rantau : Lion Club International Mengadakan Kegiatan Operasi Katarak Gratis

Rumah Sakit Pertamina Rantau : Lion Club International Mengadakan Kegiatan Operasi Katarak Gratis

Lion Club International bekerja sama dengan IHC Rumah Sakit Pertamina Rantau (RSPR) menyelenggarakan operasi katarak gratis, Kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mengurangi angka kebutaan akibat katarak.

 

Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan kabur atau berawan. Kondisi ini berkembang perlahan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti membaca atau menyetir.


Kegiatan bakti sosial ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pertamedika IHC sebagai induk perusahaan dari Rumah Sakit Pertamina Rantau. Sinergi antara rumah sakit, dan organisasi sosial Lion Club, sangat penting untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Kegiatan ini bertujuan membantu warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan normal. Sebelum pelaksanaan operasi, para calon pasien menjalani pemeriksaan kesehatan pada 16 Februari 2025 untuk memastikan kesiapan medis mereka. Total pasien yang lolos Screening 24 orang dan sukses menjalankan operasi katarak. dan Kontrol pembuka perban yang dilakukanTanggal 24 Februari 2024 di Poliklinik mata IHC RS Pertamina Rantau. Salah satu pasien, Ismail (67), mengungkapkan rasa syukurnya setelah menjalani operasi tanpa biaya. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Pasien dan keluarga sangat bahagia akhirnya biasa melihat dunia seperti yang mereka harapkan.

 

Kenali Gejala Katarak, Jangan Sampai Terlambat !


Katarak berkembang secara perlahan, jadi gejalanya mungkin tidak langsung terasa. Namun, ada beberapa tanda yang perlu Anda waspadai:


1. Penglihatan kabur atau buram: Seperti melihat dunia melalui kaca yang berembun.

2. Sensitif terhadap cahaya: Silau saat melihat lampu atau matahari.

3. Penglihatan ganda: Melihat satu objek menjadi dua.

4. Perubahan persepsi warna: Warna terlihat kusam atau pudar.

5. Sulit melihat di malam hari: Penglihatan semakin memburuk saat kondisi minim cahaya.

 

Penyebab dan Faktor Risiko:


1.   Penuaan: Faktor utama yang menyebabkan katarak

2.   Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan.​

3.   Kebiasaan merokok penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang.​

4.   Riwayat cedera mata atau peradangan mata sebelumnya.​

5.   Penyakit tertentu seperti diabetes


Pengobatan Katarak:


Satu-satunya pengobatan efektif untuk katarak adalah melalui operasi pengangkatan lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (intraocular lens). Prosedur ini umumnya aman dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.


Mengapa perlu Operasi Katarak?


Katarak adalah penyebab utama kebutaan di Indonesia, Penyakit ini menyebabkan lensa mata menjadi keruh, menghalangi cahaya masuk dan membuat penglihatan menjadi kabur. Katarak dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang berusia lanjut. Dengan adanya operasi katarak gratis ini, diharapkan masyarakat yang menderita katarak dan memiliki keterbatasan biaya dapat kembali melihat dengan jelas dan meningkatkan kualitas hidup.

 

Operasi Katarak di IHC RS Pertamina Rantau:


IHC RS Pertamina Rantau menyediakan layanan operasi katarak sebagai bagian dari pelayanan bedah umum mereka. Rumah sakit ini dilengkapi dengan kamar operasi yang memenuhi standar sterilitas untuk mendukung berbagai prosedur bedah, termasuk operasi katarak.

 

Rumah Sakit Pertamina Rantau terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan memprioritaskan kebutuhan pasien dan keluarga. Dengan layanan kesehatan berbasis Value Based Care yang didukung teknologi, edukasi, dan riset, RSPR berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi pasien.


Dengan adanya program ini, Lions Club International dan IHC RS Pertamina Rantau berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang melalui pengembalian penglihatan yang optimal


Informasi: